9 Tips Penting Menghindari Penipuan Belanja Online
Lagi, risih juga rasanya ketika mendengar berita penipuan belanja online dari portal online Republika Online.
Meskipun kita mungkin tidak ada hubungan sama sekali dengan berita tersebut, namun bagi orang-orang 'yang kerjanya' cari uang halal di Internet, pemberitaan semacam itu cukup membuat kurang nyaman.
Pemberitaan kasus-kasus penipuan apalagi oleh portal-portal berita besar dan bahkan beberapa waktu yang lalu stasiun televisi TV One juga pernah menyajikan pemberitaan semacam ini.
Disatu sisi, berita kasus semacam itu memiliki nilai positif yaitu setidaknya menjadikan seseorang lebih berhati-hati ketika akan melakukan transaksi online, namun disisi lain jika pemberitaan tidak disajikan secara berimbang, maka persepsi masyarakat terhadap bisnis online dapat mengalami degradasi kepercayaan.
Menghindari penipuan belanja online
Sebagai pelaku bisnis online, berikut saya ingin memberikan saran-saran agar terhindar dari penipuan belanja di internet, baik itu via forum online maupun lewat Toko Online atau bahkan transaksi pada media blog.
1. Periksa testimoni
Testimoni merupakan hal paling vital dalam bisnis online. Sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi, silahkan periksa testimoni yang ada. Jangan hanya terpancing oleh kata-kata manis yang disuguhkan. Sangat direkomendasikan adalah testimoni oleh orang-orang yang mencantumkan alamat kontak (via facebook/twitter) sehingga kita bisa melakukan 'cross check' pada orang yang bersangkutan.
2. Belanja di Toko Online terpercaya
Sampai detik ini, sudah terdapat puluhan toko online terpercaya di Indonesia. Rata-rata mereka dibangun oleh sebuah unit bisnis skala korporasi. Meski awalnya mungkin juga ada yang membuat toko online dari ukuran 'start-up'.
Belanja online yang paling populer di Indonesia nomor dua setelah produk-produk fashion dan aksesoris pakaian adalah produk gadget. Handphone (HP) berupa smartphone hingga BlackBerry menjadi produk andalan hampir semua Toko Online dengan segmentasi pasar yang jelas.
Toko Online terpercaya jual Handphone, Smartphone dan BlacBerryProduk Handphone, Smartphone segala merek dan BlackBerry masih menjadi pasar jual beli barang 'fisik' yang sangat menggiurkan di tanah air. Mengapa demikian ?, Karena tipikal dari produk gadget yang mengalami perkembangan cepat adalah alasannya.
Pasar fanatik pengguna gadget terbaru 'biasanya' tidak tahan jika harus menunggu lama produk handphone/smartphone idamannya sampai dikotanya. Dan, (biasanya juga) margin harga handphone dan gadget lainnya (termasuk Tablet PC) antara yang dijual secara online maupun secara langsung (offline) memang cukup signifikan.
3. Menggunakan rekening bersama
Memang tidak semua penjual online telah memiliki fitur rekening bersama. Dan juga, tidak semua konsumen belanja via internet juga memiliki akun 'RekBer'. Namun kenyataannya, transaksi e-commerce yang menggunakan rekening bersama terbukti lebih aman dan nyaman.
Secara singkat, sistem kerja Jasa Rekening bersama tersebut adalah untuk menjembatani proses transaksi antara penjual dengan pembeli selama belanja online.
4. Menyediakan fitur Tracking pengiriman
Toko online maupun 'seller' yang menyediakan fitur/widget 'tracking pengiriman' lebih menjamin keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi. Karena dalam hal ini, buyer/konsumen tidak memerlukan waktu terlalu lama untuk menunggu kepastian barang yang di-order telah dikirim atau belum.
Peran jasa pengiriman barang sangat signifikan dalam aktivitas e-commerce. Kredibilitas perusahaan kurir yang dipakai juga berpengaruh dalam keputusan seorang 'prospek buyer' untuk melakukan pembayaran.
5. Tidak terbuai desain web yang menarik
Memang, desain website yang menarik seakan memberikan kesan bahwa Toko Online yang bersangkutan merupakan perusahaan yang profesional dan kredibel. Namun, hal ini juga patut diwaspadai mengingat saat ini sudah banyak sekali template atau theme online store 'good looking' yang mudah didapatkan baik secara free/gratis maupun berbayar/premium.
Sebaliknya, desain yang kurang optimal menjadikan seseorang langsung menjustifikasi bahwa web toko online tersebut merupakan situs penipu. Sehingga wajar misalnya, banyak sekali orang yang mempertanyakan apakah Toko Online tersebut penipu atau bukan ?
Toko online banyak diragukan oleh calon konsumen karena (jujur saja ...) menurut saya dan sebagian banyak orang lainnya, memiliki desain web yang kurang bagus :(. Akan tetapi kenyataannya, proses transaksi yang terjadi disana selalu lancar dan aman. Bahkan pihak admin membuka peluang untuk 'retur' ketika barang memang tidak sesuai dengan yang ditampilkan di web.
6. Cek geo-lokasi kantor Toko OnlineMeskipun belanja dan transaksi online terjadi di dunia maya, bukan berarti segala aktivitas tidak dapat terekam secara fisik di dunia offline atau nyata. Hal ini bisa kita ketahui dengan memeriksa kantor atau basecamp yang digunakan untuk berjualan.
Alamat fisik yang disebutkan oleh seorang seller kita periksa menggunakan Google Map. Apakah benar, lokasi yang disebutkan merupakan kantor/basecamp dari seller yang bersangkutan.
Oleh karena itu, jika anda seorang pebisnis online atau hendak berbisnis online dengan berjualan di Internet. Maka ada baiknya mendaftarkan alamat fisik kantor ke Google Local Store, agar pada alamat yang disebutkan benar-benar terdeteksi dengan identitas anda sebagai seorang seller atau penjual online.
7. Cek kewajaran harga
Biasanya dan kebanyakan, motif penipuan belanja online seringkali terjadi dengan modus penawaran harga miring (harga jauh lebih murah) daripada harga dipasaran.
Memang (kadangkala) wajar jika harga pada online seller lebih murah karena harga yang terpasang masih belum termasuk ongkos kirim. Atau bahkan mereka bekerja sama dengan pihak brand untuk memperkenalkan produk barunya.
Akan tetapi hal itu bukan berarti harga yang ditawarkan sangat jauh dibawah harga ketentuan umum. Jika itu benar
8. Metode pembayaran COD
Cara pembayaran COD (Cash on Delivery) atau bayar di tempat, merupakan metode pembayaran yang patut dipertimbangkan. Jika Toko Online atau seller berani menerapkan metode ini, kemungkinan besar, penjual itu riil (nyata) dan tidak fiktif atau penipu.
Namun sebaliknya, jika penjual online tidak berani melakukan COD (bayar di tempat) terlebih untuk pembeli yang masih dalam satu kota (dan jaraknya tidak terlampau jauh), hal itu 'patut' dicurigai meskipun hal ini tidak bisa digeneralisir begitu saja. Karena bisa saja, seller tidak berani COD karena keterbatasan tenaga dan waktu.
9. Jaminan Refund (pengembalian barang)
Sistem penjaminan berupa pengembalian barang jika produk yang dikirim tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipesan adalah cara terbaik untuk meningkatkan konversi penjualan.
Konsumen cenderung lebih tenang dan nyaman ketika harus belanja online di Toko Online yang menyediakan sistem pengembalian yang mudah dan tidak ribet. Asalkan semua itu memang sesuai dengan TOS (Term Of Service) yang telah disepakati bersama.
Banyak juga rupanya yang harus diperhatikan dalam belanja berbagai kebutuhan via Internet.
Semoga bermanfaat, selamat berbelanja online ... :)